Apa itu Quality Control

Pengertian Quality Control - Quality Control (QC) adalah prosedur atau satu set prosedur yang dimaksudkan untuk memastikan bahwa produk yang diproduksi atau jasa yang dilakukan menganut satu set kriteria kualitas atau memenuhi persyaratan klien dan pelanggan. Kontol kualitas atau Quality Control (QC) mirip tapi tidak identik dengan jaminan kualitas yang sering disebut Quality Assurance (QA).

Quality Control untuk jangka pendek, adalah suatu proses dimana entitas meninjau kualitas semua faktor yang terlibat dalam produksi. ISO 9000 mendefinisikan kontrol kualitas adalah "Sebuah bagian dari manajemen mutu difokuskan pada pemenuhan persyaratan mutu".

Pendekatan Quality Control Menekankan pada tiga aspek :


  • Unsur-unsur seperti kontrol, manajemen pekerjaan, Pendefinisian dan proses yang dikelola dengan baik, kinerja dan integritas kriteria, dan identifikasi catatan.
  • Kompetensi, seperti pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan kualifikasi
  • Elemen lunak, seperti personel, integritas, kepercayaan, budaya organisasi, motivasi, semangat tim, dan hubungan kualitas.


Pengertian Quality Control, tujuan quality control
Quality Control

Quality Control meliputi pemeriksaan produk, di mana setiap produk diperiksa secara visual, dan sering menggunakan mikroskop untuk lebih detail sebelum produk dijual ke pasar eksternal. Inspektur akan memberikan daftar dan deskripsi dari produk cacat yang tidak dapat diterima seperti retak atau cacat permukaan misalnya.

Dalam rangka melaksanakan program Quality Control yang efektif, perusahaan harus terlebih dahulu memutuskan  produk atau jasa standar secara spesifik yang harus dipenuhi. Lalu sejauh mana tindakan Quality Control harus ditentukan (misalnya, persentase unit yang akan diuji dari tiap lot). Selanjutnya, data di dunia nyata (fakta lapangan) harus dikumpulkan (misalnya, persentase unit yang gagal) dan hasilnya dilaporkan kepada manajemen personil. Setelah ini, tindakan korektif harus diputuskan dan dibawa (misalnya, unit yang rusak harus diperbaiki atau ditolak dan layanan yang buruk akan diperbaiki tanpa biaya sampai pelanggan puas). Jika terlalu banyak kegagalan satuan atau contoh layanan yang buruk terjadi, rencana harus dirancang untuk meningkatkan proses produksi atau jasa dan kemudian rencana itu harus dimasukkan ke dalam tindakan. Akhirnya, proses Quality Control harus berkelanjutan untuk memastikan bahwa upaya perbaikan telah menghasilkan hasil yang memuaskan. selain quality control untuk menganalisis perusahaan anda sebelum menjalankan sistem yang ada, anda memerlukan Analisys SWOT.

Tujuan dan Fungsi Quality Control


Tujuan utama Quality Control adalah untuk mengalahkan kompetitor. Hal ini dilakukan dengan menambahkan nilai pada setiap tahap produksi. Mendefinisikan rencana jangka panjang untuk perusahaan Anda sementara pada saat yang sama menyediakan kerangka kerja untuk sistem yang anda terapkan.  Quality Control membuat setiap pelanggan puas dengan produk atau jasa yang anda tawarkan. Secara internal, itu menghasilkan rasa kolaborasi dan motivasi. Anda dapat menetapkan tujuan tahunan untuk pertumbuhan penjualan dan inovasi produk. Inisiasi sistem Quality Control dalam bisnis anda dapat mengidentifikasi limbah (produk cacat), meluruskan proses dan mengurangi biaya dengan mengurangi inefisiensi. oleh karena itu, Quality Control meningkatkan kepuasan pelanggan, meningkatkan penjualan dan furthers goodwill dari bisnis Anda.