Pengertian Antroposentrisme, Biosentrisme Dan Ekosentrisme - Manusia merupakan mahluk paling istimewa di dunia yang memiliki peran paling utama terhadap lingkungan. Manusia terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai sarana untuk memudahkan manusia, namun dalam penggunaan teknologi seperti sekarang ini, malah sebaliknya dimana manusia yang dikendalikan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. penyebab ini adalah nilai etika yg telah di abaikan. Terjadinya degradasi lingkungan sangat berhubungan dengan kurangnya pemahaman manusia akan etika lingkungan.

Etika lingkungan merupakan sebagai sebuah kritik terhadap etika yang selama ini dianut oleh manusia dan menjadi petunjuk bagi manusia di dunia dalam terwujudnya moral lingkungan. Adanya etika lingkungan bertujuan agar mengubah pemahaman manusia terhadap lingkungan. Beberapa konsep etika lingkungan yang dikembangkan oleh manusia yaitu antroposentrisme, biosentrisme, dan ekosentrisme. Setiap konsep dan teori tersebut memiliki pandangan yang berbeda-beda dalam menilai kebergantungan antara manusia dengan lingkungannya. Disini kami akan membahas tentang Antroposentrisme, Biosentrisme Dan Ekosentrisme.

antroposentrisme, biosentrisme, dan ekosentrisme dalam etika lingkungan
antroposentrisme, biosentrisme, dan ekosentrisme

Pengertian Antroposentrisme


Pengertian Antroposentrisme adalah konsep utama di bidang etika lingkungan dan filsafat lingkungan, karena seringkali dianggap sebagai pokok permasalahan yang tercipta akibat interaksi manusia dengan lingkungan. antroposentrisme sangat terikat di dalam berbagai budaya manusia modern dan tindakan-tindakan sadarnya. Istilah ini dapat ditukar dengan humanosentrisme dan supremasi manusia. Teori antroposentrisme merupakan teori yang mengutamakan kepentingan manusia sebagai generasi penerus. jadi dalam antroposentrisme, manusia dan kepentingan manusia memiliki nilai tertinggi.

Pengertian Biosentrisme


Biosentrisme jika di artikan secara kata perkata berasal dari gabungan kata Yunani “bio” yang berarti hidup dan kata latin “centrum” yang berarti pusat. tetapi jika di artikan secara harfiah biosentrisme adalah suatu keyakinan bahwa kehidupan manusia memiliki hubungan yang sangat erat dengan kehidupan seluruh kosmos. Dalam Biosentrisme manusia dianggap sebagai salah satu makhluk hidup dari alam semesta yang mempunyai rasa saling ketergantungan dengan makhluk hidup lainnya di alam semesta. Biosentrisme merupakan teori yang memiliki suatu pandangan yang menempatkan alam sebagai yang memiliki nilai tertinggi yang lepas dari kepentingan manusia. Jadi biosentrisme bertolak belakang dengan teori antroposentrisme yang menyatakan bahwa hanya manusia dan kepentingannya lah yang mempunyai nilai tertinggi. Teori biosentrisme juga dapat di katakan teori yang memiliki pandangan bahwa makhluk hidup bukan hanya manusia saja.

Pengertian Ekosentrisme


Ekosentrisme adalah merupakan lanjutan dari biosentrisme yang merupakan teori bahwa makhluk hidup mempunyai nilai dan berharga pada dirinya sendiri. Sebagai lanjutan, ekosentrisme sering disamakan dengan biosentrisme baik dari sudut pandang maupun dari pengertiannya sendiri, karena adanya banyak kesamaan di antara Biosentrisme Dan Ekosentrisme. Kedua teori Biosentrisme Dan Ekosentrisme sangat bertolak belakang dengan cara pandang teori antroposentrisme yang merupkan teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta.

demikian sedikit penjelasan tentang apa itu Antroposentrisme, Biosentrisme Dan Ekosentrisme dalam etika lingkungan, semoga bermanfaat dan terus kunjungi blog kami, silahkan berkomentar jika ada yang kurang jelas. terimakasih.

2 komentar

This comment has been removed by a blog administrator.