Banyak sekali istilah dalam medis yang kita jumpai yang berhubungan dengan kegiatan sehari hari, istilah medis atau lebih signifikan lagi yaitu bahasa medis untuk menentukan sebuah penyakit sangatlah banyak, salah satunya adalah parkinson, apa itu parkinson dan gejala parkinson ? silahkan simak di bawah ini.

Apa Itu Parkinson


Penyakit Parkinson adalah gangguan gerakan kronis dan progresif, yang berarti bahwa gejala terus memburuk dari waktu ke waktu. Hampir satu juta orang di Amerika Serikat hidup dengan penyakit Parkinson. Penyebabnya tidak diketahui, dan meskipun saat ini tidak ada obatnya, ada pilihan pengobatan seperti obat-obatan dan operasi untuk mengelola gejala ataupun memperlambat pengembangan parkinson tersebut.

Apa Itu Parkinson dan Gejala Parkinson
Parkinson Disease
Parkinson melibatkan kerusakan dan kematian sel-sel saraf yang vital di otak, yang disebut neuron. Parkinson terutama mempengaruhi neuron di daerah otak yang disebut substansia nigra. Beberapa dari neuron tidak efektif dalam memproduksi dopamine, zat kimia yang mengirim pesan ke bagian otak yang mengontrol gerakan dan koordinasi. Sebagai Penyakit Parkinson lanjutan, jumlah dopamine yang diproduksi di otak berkurang, yang membuat orang yang terkena parkinson tidak mampu mengontrol gerakan dengan normal.

Gejala - gejala Parkinson


Gejala parkinson sangatlah bervariasi tergantung orangnya. Tanda-tanda utama penyakit Parkinson meliputi :


  • Tremor pada tangan, lengan, kaki, rahang dan wajah
  • Bradikinesia atau lambatnya gerakan
  • Kekakuan pada tungkai dan batang
  • Ketidakstabilan postural atau gangguan keseimbangan dan koordinasi


Para ilmuwan juga mencari gagasan bahwa hilangnya sel-sel di daerah lain dari otak dan tubuh berkontribusi Parkinson. Misalnya, para peneliti telah menemukan bahwa tanda tanda dari penyakit Parkinson yaitu gumpalan protein alpha-synuclein, yang juga disebut Lewy Bodies yang ditemukan tidak hanya pada pertengahan-otak, tetapi juga di batang otak dan olfactory bulb.

Daerah ini otak berkorelasi dengan fungsi nonmotor seperti indera penciuman dan tidur regulasi. Kehadiran Lewy Bodies di daerah ini bisa menjelaskan gejala nonmotor yang dialami oleh beberapa orang dengan Parkinson Disease sebelum tanda-tanda motorik penyakit muncul. Usus juga memiliki sel-sel dopamin yang merosot di Parkinson, dan ini mungkin penting dalam gejala gastrointestinal yang merupakan bagian dari penyakit parkinson tersebut.